M-NEWS
Beef Dalam Hip Hop Indonesia Menurut Yacko dan Tuan Tigabelas
byMUGOS TEAM
19th, Februari 2020
Comment
news


Konflik di dunia hip hop bukanlah barang baru. Baik di Indonesia maupun di negeri asalnya, Amerika Serikat.

Seperti kita semua tahu, Tupac dan B.I.G harus meregang nyawa karena konflik yang tercipta di antara dua kubu yang bertikai. Hal yang seharusnya tidak perlu terjadi.

Pada hari Rabu (12/2) pekan lalu di studio Mugos Media, tepatnya di acara Hip Hop Hore, Yacko dan Tuan Tigabelas sempat membicarakan topik ini, dan kaitannya dengan hip hop di Indonesia.

"Kalo mau start beef, harus siap dengan segala konsekuensinya," kata Tuan Tigabelas.

"Lo nggak bisa bilang balas dengan karya, nggak bisa! Once lo ngomong kelewat batas, lo musti terima resikonya!," tambahnya lagi.

Dua host kami itu juga curhat bahwa mereka selalu berada di tengah-tengah dua pihak yang bertikai.

Yacko misalnya, ia pernah berusaha untuk menengahi pertikaian dan hampir terpancing emosi karenanya.

Lain lagi buat Tuan Tigabelas, pada kasus beef Ben Utomo vs Xaqhala yang sempat heboh saat itu karena saling diss, ia mendapatkan DM dari salah satu followersnya untuk pick side, karena dianggap main aman. Padahal dua rapper yang bertikai itu berteman cukup baik dengannya.

Menurut pria yang rajin bertopi itu, untuk memulai beef lebih baik untuk memilih diksi yang memang buat adu skill. Jadi jangan sampai ke ranah pribadi atau SARA, karena akibatnya bisa berbuntut panjang.

"Pokoknya siap makan daging, harus siap kolesterol!," tegasnya.

Kedua host Hip Hop Hore itu juga membocorkan bahwa dari jaman dulu di hip hop lokal sudah ada beef. Malang, Maluku, dan Papua adalah tempat-tempat yang saat ini masih cukup panas karena adanya beef dari dua kubu yang bertikai.

Nah, kalo menurut Frentos gimana? Setuju atau nggak ada beef di hip hop Indonesia?



(Foto: Mugos Media)