M-NEWS
Liam Spare, Pria yang Tidak Boleh Terlalu Senang
byMUGOS TEAM
28th, Juni 2020
Comment
news



Apa Jadinya jika kita tidak boleh merasa senang, bahagia, ataupun cemas. Kondisi ini nyata dialami oleh seorang pria asal Inggris Liam Spare. Apa yang sebenarnya terjadi dengannya?

Seorang remaja asal Inggris bernama Liam Spare menderita sebuah penyakit yang tidak lazim, Liam diharuskan untuk selalu tenang selama hidupnya, ia tidak boleh terlalu senang, bersemangat ataupun kaget, hal ini disebabkan oleh ritme jantung Liam yang tidak boleh lebih dari 80 detakan per-menitnya, jika jantungnya berdegup lebih dari itu, maka ia akan langsung terkena serangan jantung yang bisa mengakibatkan nyawanya melayang.

Apa yang dialami oleh Liam sendiri dinamakan dengan Catecholaminergic Polymorpic Ventular Tachycardia (CVPT). Liam sendiri tentunya sangat menderita atas kondisi tersebut, bagaimana tidak, dengan kondisi kesehatan tersebut, Liam bahkan akan sulit untuk merasakan jatuh cinta terhadap seseorang atau lebih parahnya lagi jika ia terlalu bahagia maka nyawanya menjadi terancam karena jantungnya akan berdegup lebih kencang dalam kondisi tersebut, Liam bahkan sangat dianjurkan untuk tidak jatuh cinta terhadap seseorang.


Liam dan kondisi jantungnya yang tak lazim (Foto : Daily Mail)


Liam sendiri tercatat sudah 3 kali terkena serangan jantung dari kondisi yang ia derita sejak lahir tersebut, yang pertama terjadi ketika dirinya berusia 4 tahun, dimana kala itu ia merasa terlalu senang karena hendak diajak untuk membeli sepatu baru oleh ibunya, empat tahun berselang ia kembali terkena serangan jantung ketika hendak mengambil jemuran yang terbawa oleh angin.

"Jika aku terlalu merasa senang, seperti mendapat adrenalin yang kencang, maka aku bisa meninggal dunia, jika seseorang mengagetkanku dari arah belakang, aku bisa benar-benar pingsan," ungkap Liam.

Meskipun sangat berat bagi Liam untuk dapat hidup layaknya manusia normal, Liam ternyata tidak menyerah, ia mengaku telah berlatih untuk merasa tenang setiap waktunya meskipun hal tersebut pastinya tidak mudah.

"Aku akan melakukan apapaun untuk tetap tenang, aku telah belajar melanjutkan hidup dengan santai dan tenang, apapun yang akan aku lakukan, aku harus mengambil nafas yang dalam, jika jantungku tiba-tiba berdebar, aku akan segera menghentikan semua kegiatan ku." ucap Liam.

Sebagai langkah antispasi, sebuah alat pengejut jantung mini telah dipasangakan di jantung Liam, alat tersebut nantinya akan membantu andai kata Liam terkena serangan jantung mendadak. Lalu apakah mungkin Liam bisa sembuh dari kondisinya tersebut? tentu saja, karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, semoga bisa sembuh Liam.


image source : metro.co.uk